Website || Pengadilan Agama Sungai Raya Kelas 1B
Artikel

Kuliah Ramadhan (KURMA) Series #12: Faktor Penyebab Menurunnya Keimanan Manusia

Sungai Raya, 2 April 2024 – Di tengah bulan Ramadhan yang penuh berkah ini, Kuliah Ramadhan (KURMA) Series #12 mengangkat tema “Faktor Penyebab Menurunnya Keimanan Manusia”. Iman merupakan hal yang fundamental bagi setiap Muslim. Namun, iman manusia tidak statis, ia dapat naik dan turun.

Narasumber Kuliah Ramadhan Series #12, Ulfa Fithriani, S.H.I., M.H., menjelaskan bahwa terdapat beberapa faktor yang dapat menyebabkan keimanan manusia menurun:

1. Lingkungan yang Tidak Mendukung
Manusia adalah makhluk sosial yang mudah terpengaruh oleh lingkungannya. Ketika berada di lingkungan yang tidak mengidupkan keimanan, seperti lingkungan yang penuh maksiat dan jauh dari nilai-nilai agama, maka keimanan manusia pun akan mudah terpengaruh. Sebaliknya, berada di lingkungan yang baik dan religius akan membantu meningkatkan keimanan.

2. Menjauhi Sosok Suri Tauladan
Nabi Muhammad SAW adalah teladan terbaik bagi umat manusia. Ketika kita menjauhi sunnah-sunnah Nabi Muhammad SAW dan tidak mengikuti contohnya, maka keimanan kita pun akan terancam. Mengikuti sunnah Nabi SAW, seperti shalat berjamaah, membaca Al-Qur’an, dan bersedekah, dapat membantu menjaga dan meningkatkan keimanan.

3. Kurangnya Ilmu Pengetahuan
Keimanan yang kuat harus dilandaskan dengan ilmu pengetahuan agama yang mumpuni. Ketika kita tidak berupaya untuk menambah ilmu pengetahuan agama, maka keimanan kita akan mudah goyah ketika dihadapkan dengan berbagai keraguan dan pertanyaan. Menuntut ilmu agama, seperti mengikuti kajian, membaca buku-buku agama, dan menghadiri pengajian, dapat membantu memperkuat keimanan.

4. Terlena dengan Urusan Duniawi
Kesibukan dengan urusan duniawi yang berlebihan dapat membuat kita lupa diri dan lalai dalam beribadah. Ketika kita terlalu fokus pada duniawi, maka keimanan kita pun akan terancam. Menjaga keseimbangan antara urusan dunia dan akhirat adalah kunci untuk menjaga keimanan.

5. Berangan-angan dan Ketidakpuasan
Seringkali manusia terjebak dalam angan-angan dan tidak puas dengan kehidupan yang dimiliki. Hal ini dapat menyebabkan rasa kecewa dan frustrasi, yang pada akhirnya dapat menurunkan keimanan. Menyadari bahwa segala sesuatu sudah diatur oleh Allah SWT dan selalu bersyukur atas apa yang dimiliki dapat membantu menjaga keimanan.

6. Berlebih-lebihan dalam Segala Sesuatu
Bersikap berlebihan dalam segala sesuatu, seperti dalam hal bekerja, bersenang-senang, atau bahkan dalam beribadah, dapat membawa dampak negatif pada keimanan. Menjaga keseimbangan dalam segala hal dan selalu berpegang teguh pada jalan tengah adalah kunci untuk menjaga keimanan.

Kesimpulan
Keimanan manusia dapat naik dan turun. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk selalu menjaga dan memperkuat keimanan dengan berbagai cara, seperti berada di lingkungan yang baik, mengikuti sunnah Nabi Muhammad SAW, menuntut ilmu agama, menjaga keseimbangan antara urusan dunia dan akhirat, selalu bersyukur, dan tidak bersikap berlebihan dalam segala sesuatu.(Sfn)

Views: 18

Facebook
YouTube
Instagram