Pengadilan Agama Sungai Raya Perkuat Inklusivitas Layanan Melalui Pelatihan Interaksi Kaum Rentan
Sungai Raya, 22 Oktober 2025 – Pengadilan Agama (PA) Sungai Raya hari ini menyelenggarakan Sosialisasi Service Excellent Pelayanan Kaum Rentan, yang disambut hangat dan antusias oleh seluruh jajaran pegawai. Acara ini merupakan wujud nyata komitmen PA Sungai Raya dalam mewujudkan pelayanan publik yang inklusif dan berkeadilan bagi semua lapisan masyarakat, termasuk penyandang disabilitas.
Kegiatan sosialisasi ini menghadirkan narasumber yang sangat kompeten, yaitu Guru SLB Rasau Jaya, Ibu Susi Sulung, S.Pd. Beliau berbagi pengetahuan dan pengalaman praktis mengenai etika interaksi dan cara berkomunikasi yang efektif dengan para penyandang disabilitas.
Ketua Pengadilan Agama Sungai Raya, Erpan, S.H., M.H., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi mendalam atas terlaksananya kegiatan ini. “Sosialisasi ini sangat sejalan dengan visi kami, yaitu melayani semua lapisan masyarakat tanpa terkecuali, hingga masyarakat difabel. Pengadilan harus menjadi rumah yang ramah dan mudah diakses bagi siapa pun yang mencari keadilan,” tegas Erpan.
Senada dengan Ketua, Wakil Ketua PA Sungai Raya, Rabiatul Adawiah, S.Ag., juga menyambut baik inisiatif ini. Menurut beliau, pelatihan ini adalah langkah strategis untuk memperkuat Sumber Daya Manusia (SDM) di lini depan, khususnya petugas Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP).
Dalam sesi yang interaktif, Ibu Susi Sulung, S.Pd., mengajarkan para pegawai PA Sungai Raya mengenai Bahasa Isyarat SIBI (Sistem Isyarat Bahasa Indonesia). SIBI, yang merupakan bahasa isyarat formal yang diakui oleh Kemendikbud, diajarkan sebagai modal dasar komunikasi agar petugas dapat memberikan sambutan dan arahan sederhana kepada penyandang tuna rungu.
“Pemahaman akan bahasa isyarat, sekecil apa pun, menunjukkan kepedulian institusi. Hal ini bukan hanya soal teknis pelayanan, tetapi tentang membangun jembatan komunikasi dan menghilangkan hambatan psikologis bagi pengguna layanan disabilitas,” ujar Susi.
Para pegawai PA Sungai Raya tampak antusias mempraktikkan gerakan-gerakan dasar bahasa isyarat. Selain itu, mereka juga dibekali pengetahuan mengenai etika penanganan pengguna kursi roda, tata cara berbicara dengan penyandang low vision, dan pentingnya mempertahankan kesabaran dan empati (empati) dalam setiap interaksi.
Diharapkan, dengan bekal ilmu dari sosialisasi ini, Pengadilan Agama Sungai Raya dapat lebih optimal dalam menerapkan pelayanan prima (Service Excellent) yang tidak diskriminatif, sekaligus semakin memperkokoh predikatnya sebagai lembaga peradilan yang berintegritas dan inklusif.(Hl)
Views: 23

