Website || Pengadilan Agama Sungai Raya Kelas 1B
Berita

Sinergi Tanpa Batas: Dharmayukti Karini Cabang Pontianak Gelar Pertemuan Rutin & Pertemuan Daerah Provinsi Kalimantan Barat Secara Virtual

Pada Selasa, 05 Mei 2026, Dharmayukti Karini (DYK) Cabang Pontianak menggelar Pertemuan Rutin yang disinergikan dengan Pertemuan Daerah Dharmayukti Karini Provinsi Kalimantan Barat yang dilaksanakan secara daring (virtual) bertempat di Ruang Media Center Pengadilan Agama Sungai Raya.

Kegiatan hari ini terbagi dalam dua titik sentral yang dihubungkan melalui ruang pertemuan virtual. Pertemuan Rutin Cabang Pontianak bertempat di Ruang Media Center Pengadilan Agama Sungai Raya. Acara ini dihadiri oleh jajaran pengurus dan anggota DYK Cabang Pontianak guna membahas program kerja bulanan dan mempererat kekeluargaan antaranggota. Pertemuan rutin di Pengadilan Agama Sungai Raya juga diisi dengan Sosialisasi Penggunaan Seragam Dharmayukti Karini. Sesi ini bertujuan untuk memastikan seluruh anggota memiliki pemahaman yang seragam mengenai atribut organisasi. Materi sosialisasi menekankan pentingnya kerapian dan kesesuaian atribut, mulai dari peletakan lencana, penggunaan jilbab atau tatanan rambut, hingga pemilihan alas kaki yang sesuai dengan ketentuan AD/ART organisasi. Hal ini dipandang penting sebagai identitas diri dan wujud kedisiplinan anggota dalam setiap kegiatan resmi, sehingga mencerminkan citra positif bagi organisasi Dharmayukti Karini.

Sedangkan Pertemuan Daerah Provinsi Kalbar berpusat di Pendopo Bupati Kapuas Hulu. Pertemuan berskala provinsi ini menjadi wadah koordinasi bagi seluruh cabang di wilayah Kalimantan Barat. Acara dimulai pada pukul 14.00 WIB diawali dengan menyanyikan Mars dan Hymne Dharmayukti Karini secara serempak dari lokasi masing-masing. Meski dilakukan secara virtual, kekhidmatan tetap terasa sepanjang prosesi berlangsung.
Dalam sambutannya yang dipimpin dari Putussibau, Ketua Dharmayukti Karini Provinsi Kalimantan Barat membawa pesan mendalam berkaitan dengan Semangat Kartini. Beliau menegaskan bahwa bulan Mei ini masih merupakan momentum yang tepat untuk merefleksikan perjuangan Raden Ajeng Kartini dalam konteks pengabdian anggota DYK. “Semangat Kartini bukan sekadar tentang perayaan atau pakaian adat, melainkan tentang emansipasi pikiran dan keberanian untuk berkarya. Sebagai istri hakim dan aparatur di lingkungan peradilan, kita dituntut untuk menjadi ‘Kartini Modern’ yang cerdas, adaptif terhadap teknologi, namun tetap teguh menjaga martabat keluarga,” ujar beliau dalam arahan virtualnya.(Elsa)

Views: 1

Facebook
YouTube
Instagram