Ketua PTA Pontianak Lakukan Pembinaan Terkait Zona Integritas di PA Sungai Raya
Kamis 9 September 2021, Pengadilan Agama Sungai Raya mendapat kunjungan dari Ketua Pengadilan Tinggi Agama Pontianak, Dr. Drs. H. Firdaus Muhammad Arwan, S.H., M.H., kunjungan ini dalam rangka pembinaan dan melihat sejauh mana kesiapan di Pengadilan Agama Sungai Raya dalam pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBK/WBBM). Acara yang berlangsung mulai pukul 11.00 WIB tersebut, dibuka oleh Ketua Pengadilan Agama Sungai Raya, Ahmad Affendi, S.Ag., bertempat diruang sidang Pengadilan Agama Sungai Raya. Kemudian dilanjutkan dengan pembinaan oleh Ketua Pengadilan Tinggi Agama Pontianak.
Ketua Pengadilan Tinggi Agama Pontianak berharap dengan kepemimpinan baru Ketua dan Wakil Ketua Pengadilan Agama Sungai Raya mampu mendorong peningkatan kinerja lebih baik lagi kedepannya. Diperlukan mitigasi resiko sebagai upaya pemecahan masalah yang ada, sehingga didapatkan cara-cara yang terbaik guna penanggulangannya. Ucapan rasa syukur disampaikan oleh beliau dengan diusulkannya Pengadilan Agama Sungai Raya sebagai instansi yang akan mempunyai predikat WBK, diharapkan untuk masing-masing area tidak boleh kurang dari batas minimal. Ketua Pengadilan Tinggi Agama Pontianak juga menyampaikan “Walaupun dalam kondisi sempit, diperlukan hati yang longgar” yang berguna dalam memberikan pelayanan untuk kepuasan masyarakat. KPTA Pontianak mengajak seluruh hakim dan pegawai Pengadilan Agama Sungai Raya untuk tidak pesimis, tetap lanjut dan berusaha.
Selain itu, beliau berharap persiapan dalam ZI dilakukan dengan sebaik-baiknya, setiap unggulan perlu adanya testimoni, baik dari pemangku wilayah, pengguna layanan, dan instansi yang membidangi . Diperlukan juga upaya steril terhadap isu-isu miring, terutama masalah pungutan liar yang sangat berkaitan erat dengan integritas. Terhadap eviden-eviden ZI beliau mengingatkan harus sesuai dengan kenyataan yang ada pada satker, bahkan diharapkan kondisi riil lebih bagus dari pada eviden yang ditampilkan, jangan malah sebaliknya. Setiap pegawai juga diharuskan mengetahui tugas dan fungsi dari masing-masing jabatannya. KPTA Pontianak juga menyampaikan pentingnya mempelajari dan menguasai tentang manajemen resiko guna mengidentifikasi, mitigasi, dan analisis resiko.

Mengakhiri pembinaannya Ketua Pengadilan Tinggi Agama Pontianak mengajak seluruh Hakim dan Pegawai Pengadilan Agama Sungai Raya dalam menghadapi ZI agar bisa seminimal mungkin, hingga titik zero terhadap kemungkinan-kemungkinan yang menjadikan kegagalan.
Acara kemudian dilanjutkan dengan pertemuan Ketua Pengadilan Tinggi Agama Pontianak bersama para Hakim dari Pengadilan Agama Sungai Raya. (Red. Elsa)
Views: 30

semoga PA.Sungai Raya bisa mewujudkan Zona Integritas dalam satuan kerja dan diri masing-masing, PA SUngai Raya melayani dengan Hati dan Bersih !!
Semoga semakin sukses PA Sungai Raya
Semoga PTA Pontianak dan PA Sungai Raya beserta jajarannya tetap menjalankan amanah dan bersih dari yang namanya KORUPSI…..
Semakin maju armawa