Seminar Akhir Laporan Aksi Perubahan Memunculkan SIKU TANGAN SISUKEP
SIKU TANGAN dan SISUKEP akhirnya dipresentasikan dalam seminar akhir Laporan Aksi Perubahan pada Diklat Kepemimpinan Pengawas yang diikuti oleh 2 (dua) Kasubbag. di Pengadilan Agama Sungai Raya. Kedua Kasubbag tersebut adalah Kasubbag. Perencanaan, TI dan Pelaporan, Roni Kurniawan, S.Kom dan Kasubbag. Kepegawaian dan Ortala, Hardiyanto, S.Kom.
Seminar yang berlangsung secara virtual, Rabu, (2/12/2020) pagi memberikan kesempatan kepada Reformer untuk mempresentasikan capaian aktualisasi aksi perubahan yang sudah dilaksanakan oleh Reformer sesuai dengan target yang telah diperjanjikan dihadapan Penguji saat seminar Rancangan Aksi Perubahan bulan Oktober kemarin.

SIKU TANGAN merupakan kependekan dari Sistem Informasi Kinerja Utama Pengadilan. Aplikasi yang digagas oleh Roni Kurniawan, S.Kom ini bertujuan untuk memudahkan satuan kerja dalam penyusunan dokumen SAKIP yang terdiri dari Rencana Strategis (Renstra), Indikator Kinerja Utama (IKU), Rencana Kinerja Tahunan, Perjanjian Kinerja Tahunan, Pengukuran Capaian Kinerja per Triwulan dan Tahunan serta Pelaporan Akuntabilitas Kinerja.
Menurut Roni, aplikasi yang akan terintegrasi dengan aplikasi SIPP, aplikasi survey kepuasan masyarakat, aplikasi keuangan dan aplikasi layanan bantuan hukum dilatarbelakangi upaya pemerintah dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang good goverment dan clean governance melalui program Reformasi Birokrasi dengan turunannya Pembangunan Zona Integritas. Dimana penguatan akuntabilitas sebagai salah satu komponen penilaian keberhasilan dalam melaksanakan pembangunan Zona Integritas.
Begitu pula dengan aksi perubahan yang digagas oleh Hardiyanto, S.Kom., SISUKEP (Sistem Informasi Surat Kepegawaian). Bekerja dengan cepat, mudah, nyaman dan cerdas merupakan impian dari semua orang. Itulah kalimat awal yang dibawakan olehnya dalam presentasi kemarin.
Aplikasi yang digagasnya ini nantinya menjadikan administrasi di subbagian Kepegawaian sudah berbasis teknologi yang terintegrasi dengan aplikasi kepegawaian di Mahkamah Agung dan aplikasi tata persuratan. Mulai dari pengajuan, pembuatan, pencatatan, pengarsipan sampai pada pendistribusian menerapkan digitalisasi dan paperless.
Setelah ini Reformer masih harus tetap menjalankan aksi perubahannya dengan lanjut ke rencana jangka pendek dan jangka panjang sekitar 10 bulan kedepan.

H. M. Kusen Raharjo, S.H.I., M.A., Ketua Pengadilan Agama Sungai Raya selaku Mentor dari kedua Reformer sangatlah optimis dengan kemampuan kedua Reformer ini. Beliau menyatakan dukungannya agar aksi perubahan ini dapat terwujud sesuai dengan tujuan akhirnya dan bermanfaat bagi Pengadilan Agama Sungai Raya. (RK)
Views: 20


Mantaf reformis² pa Sungai Raya. Semoga karya amazingnya bisa bermanfaat membantu kinerja pegawainya dalam mewujudkan lembaga peradilan Agama dan khususnya PA Sungai Raya menjadi terdepan dan sebagai pelopor perubahan di Mahkamah Agung.
Kebaikan akan berbuah banyak kebaikan pula, apalagi kalau bisa dishare ilmu dan aplikasinya ke PA Sukamara, karena kita PA saudara kembar yang sama² baru lahir.
Selamat utk PA Sungai Raya.
Turut bangga dengan Pak Roni Kurniawan dan Pak Hardi, sukses PKP nya untuk menyongsong karier masa depan.
Salam menanjak