Tingkatkan SDM Kepaniteraan dan Kesekretariatan, PA Sungai Raya Hadiri Rapat Koordinasi dan Diklat di Tempat Kerja
Sungai Raya, 29 April 2024 – Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Pontianak hari ini, Senin (29/4/2024), menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Serta Diklat Di Tempat Kerja (DDTK) Kepaniteraan dan Kesekretariatan PTA Pontianak dengan seluruh Pengadilan Agama (PA) se-Kalimantan Barat (Kalbar). Acara ini berlangsung selama dua hari, mulai dari tanggal 29-30 April 2024, dan diikuti oleh Ketua, Panitera, serta Sekretaris seluruh PA se-Kalbar.
Berlangsung di ruang Command Center PTA Pontianak, Rakor dan DDTK ini mengangkat tema “Meningkatkan SDM Kepaniteraan dan Kesekretariatan yang Profesional, Inovatif, Berbasis Teknologi Informasi.” Tujuannya adalah untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalisme aparatur peradilan di bidang kepaniteraan dan kesekretariatan, khususnya dalam pemanfaatan teknologi informasi.
Acara dibuka oleh Ketua PTA Pontianak, Dr. Hj. Rokhanah, S.H., M.H. sekaligus menyampaikan informasi tentang kedatangan Dirjen Badilag di Kota Pontianak.
“Pada tanggal 2-3 Mei 2024, setelah acara Rakor dan DDTK ini, kita akan melanjutkan acara Bimtek Kepaniteraan di Orchardz Hotel Ayani dan insyaAllah akan dihadiri oleh Dirjen Badilag yang sekaligus memberikan pembinaan,” ujar Ketua PTA Pontianak.
Ketua Pengadilan Agama Sungai Raya, Ahmad Affendi, S.Ag, menyampaikan pentingnya pengembangan sumber daya manusia (SDM) berkualitas di lingkungan peradilan agama. Beliau berharap Rakor dan DDTK ini dapat menghasilkan rumusan dan rekomendasi yang konkret untuk meningkatkan kinerja dan pelayanan PA di Kalbar.
“Pengembangan SDM merupakan kunci utama dalam meningkatkan kinerja dan pelayanan peradilan agama. Saya harap Rakor dan DDTK ini dapat menghasilkan rumusan dan rekomendasi yang konkret untuk meningkatkan kinerja dan pelayanan PA di Kalbar,” ujar Ahmad Affendi.
Galih Triatmojo, S.E., M.M., Sekretaris Pengadilan Agama Sungai Raya menambahkan salah satu fokus utama Rakor dan DDTK ini adalah untuk meningkatkan pemanfaatan teknologi informasi dalam pekerjaan kepaniteraan dan kesekretariatan. Hal ini sejalan dengan program prioritas Ditjen Badilag tahun 2024, yaitu Penguatan Teknologi Informasi.
“Kita harus terus berinovasi dan memanfaatkan teknologi informasi untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Kita harus menjadi peradilan agama yang modern dan profesional,” tambahnya. (Hl)
Views: 14
