Penguatan Integritas dan Kinerja, PTA Pontianak Sukses Tutup Rangkaian Kegiatan Expose Hatiwasda
Sungai Raya, Kalimantan Barat — Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Pontianak telah sukses merampungkan seluruh rangkaian kegiatan Pengawasan dan Pembinaan Daerah (Hatiwasda) yang dilaksanakan selama tiga hari berturut-turut, terhitung mulai hari Senin, 2 November hingga Rabu, 4 November 2026. Rangkaian kegiatan pengawasan ini ditutup secara resmi melalui agenda expose hasil pengawasan yang digelar pada hari Rabu terakhir.
Pelaksanaan Hatiwasda ini merupakan agenda rutin yang bertujuan untuk memastikan efektivitas tata kelola administrasi peradilan, kedisiplinan aparatur, serta peningkatan kualitas pelayanan publik bagi masyarakat pencari keadilan di lingkungan peradilan agama wilayah Kalimantan Barat.
Kegiatan yang berlangsung sejak Senin (02/11/2026) ini melibatkan tim Hakim Tinggi Pengawas Daerah PTA Pontianak Bapak Drs. Nana Supiana, M.H., Panitera Pengganti PTA Pontianak Bapak Muhamamd Syafei, S.Ag., dan Penelaah Teknis kebijaan PTA Pontianak Bapak Dwi Suhendi Juniartha, A.Md. dari PTA Pontianak yang diterjunkan langsung untuk melakukan audit, monitoring, serta evaluasi menyeluruh.
Adapun cakupan pengawasan meliputi berbagai aspek penting, di antaranya:
- Manajemen Peradilan: Pemeriksaan terkait notulensi rapat evaluasi bulanan dan program kerja.
- Administrasi Perkara: Pemeriksaan kelengkapan berkas perkara baik secara konvensional maupun melalui sistem peradilan elektronik (e-Court) serta pengelolaan pengarsipan arsip berkas perkasa.
- Administrasi Persidangan: Evaluasi terhadap penerapan persidangan, kepatuhan pengisian SIPP (Sistem Informasi Penelusuran Perkara), hingga ketepatan waktu minutasi putusan.
- Administrasi Kesekretariatan: Pemeriksaan terkait SPT, efisiensi pelaksanaan pemeliharaan Barang Milik Negara (BMN), mekanisme jadwal Menyusun laporaan evaluasi hasil pemeliharaan BMN, tautan jadwal sidang tidak terdapat pada(front page) website, fasilitas difabel secara umum sudah tersedia namun guiding block (jalur pemandu lantai) menuju toilet khusus difabel terputus atau tidak tersedia.
Puncak kegiatan pembinaan ini ditandai dengan digelarnya Expose Hasil Temuan Hatiwasda pada hari Rabu (04/11/2026). Dalam sesi expose tersebut, tim pengawas memaparkan secara objektif berbagai temuan, baik berupa catatan positif atas prestasi kerja yang telah dicapai maupun beberapa rekomendasi perbaikan konstruktif guna mengoptimalkan kinerja ke depannya.
Pimpinan Tim Hatiwasda PTA Pontianak menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kerja sama seluruh aparatur pengadilan yang telah menyambut serta kooperatif selama proses pengawasan berlangsung. Melalui kegiatan expose ini, diharapkan setiap satuan kerja mampu segera menindaklanjuti rekomendasi dan catatan perbaikan yang diberikan dalam batas waktu yang telah ditentukan.
Dengan berakhirnya kegiatan ini, PTA Pontianak berharap kualitas penegakan hukum dan pelayanan prima di peradilan agama semakin meningkat, akuntabel, serta senantiasa memegang teguh prinsip profesionalisme dalam melayani masyarakat.(Nur)
Views: 7

